Sunday, October 7, 2012

New Media

Pengertian New Media
            New Media atau Media Baru merupakan sebuah terminologi yang menjelaskan kinvergensi antara teknologi komunikasi digital yang ter-komputerisasi serta terhubung ke dalam jaringan. Contoh dari media yang sangan mempresentasikan media baru adalah Internet.

Sejarah Munculnya New Media
            Tahun 1960, hubungan antara komputasi dan seni radikal tumbuh lebih kuat. Sampai tahun 1980, media yang mengandalkan pada model cetak dan siaran analog seperti televisi dan radio. Belakangan ini terlihat transformasi cepat ke media yang ditautkan pada penggunaan teknologi digital, seperti game internet dan video. Namun contoh-contoh ini hanya re-presentasi kecil dari media baru.

Definisi dari New Media
         Meskipun ada beberapa cara untuk menjelaskan mengenai New Media, Lev Manovich dalam pengantar The New Media Reader mendefinisikan New Media dengan menggunakan delapan proposisi sederhana :
  • Media Baru versus Cyberculture. Cyberculture adalah fenomena sosial yang beragam yang berkaitan dengan internet dan jaringan komunikasi, sedangkan New Media berkaitan dengan benda-benda budaya dan paradigma.
  • New Media sebagai Teknologi Komputer Digunakan sebagai platform distribusi. New Media adalah obyek budaya yang menggunakan teknologi komputer digital untuk distribusi dan pameran misalnya Internet, Situs Web, Multimedia Komputer, Blu-ray, dll.
  • New Media sebagai Data Digital dikendalikan oleh software. Bahasa New Media didasarkan pada asumsi bahwa pada kenyataannya semua benda budaya yang mengandalkan re-presentasi digital dan pengiriman berbasis komputer melakukan berbagai kualitas umum. Media Baru dikurangi menjadi data digital yang dapat dimanipulasi oleh perangkat lunak sebagai data lainnya. Operasi media saat ini terbagi dari beberapa versi yang memiliki objek sama.
  • New Media sebagai Mix Budaya antara Konvensi yang ada dan Konvensi Perangkat Lunak. Data adalah re-presentasi dari realitas visual dan pengalaman manusia, sedangkan definisi sekarang Data adalah data numerik komputer yang terus keluar dan didelagasikan kepala posisi teknisi.
  • New Media sebagai Estetika yang menemani tahap awal setiap media modern dan teknologi komunikasi baru.
  • New Media sebagai Eksekusi cepat Algoritma sebelumnya secara manual atau melalui teknologi lain. Komputer adalah mempercepat apa yang sebelumnya teknik manual. Hal ini juga memungkinkan bentuk baru seni media seperti multimedia interaktif dan permainan video.
  • New Media sebagai Encoding dari Avant-Garde Modernisme, New Media sebagai nusantara. Manovich menyatakan bahwa tahun 1920 lebih relevan dengan New Media daripada jangka waktu lainnya. Meta-media bertepatan dengan post modernisme dalam bahwa mereka berdua bekerja ulang lama daripada membuat pekerjaan baru. Meta Media adalah sebuah contoh bagaimana kuantitas dapat berubah menjadi kualitas seperti dalam teknologi media baru dan teknik manipulasi.
  • New Media sebagai Artikukasi Paralel gagasan serupa di Pasca-Perang Dunia II Seni dan Komputasi Modern. Post WWII Art melibatkan menciptakan gambar dengan sistematis mengubah parameter tunggal. Hal ini mengarah pada penciptaan atau gambar sangat mirip dan struktur spasial.

Internet

Pengertian Internet
      Internet adalah jaringan komputer luas dan besar yang mendunia. dengan kata lain internet menghubungkan pemakai komputer dari satu negara ke negara lain diseluruh dunia dimana didalamnya terdapat sumber informasi mulai dari yang statis, dinamis dan interaktif.

Sejarah Internet
            Sejarah internet dimulai pada 1969, ketika Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program email yang ia ciptakan untuk ARPANET. program email ini begitu mudah sehingga langsung populer. Karena komputer yang membentuk jaringan semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang di akui oleh semua jaringan. Agar menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain yang saat ini dikenal dengan DNS/Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi banyak komputer.

Manfaat Internet
         Secara umum banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet. berikut adalah sebagian yang tersedia pada internet :
  • Informasi untuk kehidupan pribadi : Kesehatan, Rekreasi, Hobi, Pengembangan Pribadi, Rohani, Sosial.
  • Informasi untuk kehidupan profesional : Sains, Teknologi, Perdagangan, Saham, Komoditas, Berita Bisnis, Asosiasi Profesi, Asosiasi Bisnis, Forum Komunikasi.
Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis dan memiliki kode etik yang dihormati  anggotanya. Manfaat internet diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di indonesia sudah waktunya para pekerja indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.


Website atau Situs
         Diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, gambar gerak, suara, atau gabungan dari semuanya baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk serangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan link.

Unsur-unsur Website/Situs
           Diperlukan beberapa unsur yang harus ada untuk membangun situs agar situs dapat berjalan sesuai yang diharapkan, yaitu Domain Name adalah alamat permanen situs di internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah situs. Istilah yang digunakan adalah URL. Berikut beberapa nama domain yang sering digunakan dan tersedia diinternet : Generic Domains (gTLDs), Hosting, Scripts/Bahasa Program, Design Web, Publikasi.

Pemeliharaan Website/Situs
             Untuk mendukung kelanjutan dari situs diperlukan pemeliharaan setiap waktu sesuai yang diinginkan seperti penambahan informasi, berita, artikel, link, gambar, dsb. Pemeliharaan situs dapat dilakukan per periode tertentu. Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh situs-situs berita, penyedia artikel, organisasi atau lembaga pemerintah. Sedangkan pemeliharaan periodik biasanya untuk situs-situs pribadi, dan lain sebagainya.

     Teknologi Informasi dan Telekomunikasi (Information and Communication Technology) merupakan aplikasi Web 2.0. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang fenomenal dan menjadi awal munculnya aplikasi web adalah Internet. Internet yang berawal dari riset untuk pertahanan dan keamanan serta pendidikan berkembang menjadi perangkat pendukung bisnis yang sangat berpengaruh. Dalam kaitan dengan aplikasi Web 2.0 ini, terdapat beberapa peristiwa penting dalam sejarah internet seperti yang dijelaskan diatas.

Monday, July 2, 2012

MASYARAKAT KOTA DAN DESA


       Masyarakat merupakan kumpulan dari individu-individu baik dalam kelompok kecil maupun besar yang memiliki pengaruh satu sama lain sehingga memiliki kebiasaan tradisi, sikap kebatinan dan persatuan dalam kesatuan sosial. Untuk mengatasi masalah disintegrasi antara masyarakat kota dan desa sebaiknya pemda melakukan peningkatan kualitas hidup di desa dengan mengambil tenaga ahli dari kota sehingga diadakan penyuluhan untuk berbagai macam aspek kehidupan seperti pindidikan, kesehatan, pangan, keamanan dan lapangan pekerjaan modern tanpa meninggalakan sifat-sifat kedaerahan atau menghilangkan warisan budaya. Sedangkan untuk masyarakat kota agar lebih mencontoh keuletan dan kerajinan masyarakat desa dalam bergotong-royong untuk melakukan sesuatu atau lebih mengadopsi falsafah hidup masyarakat desa. Dalam masyarakat modern, sering dibedakan antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan. Perbedaan tersebut sebenarnya tidak mempunyai hubungan dengan pengertian masyarakat sederhana, karena dalam masyarakat modern, betapa pun kecilnya suatu desa, pasti ada pengaruh-pengaruh dari kota. Perbedaan masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan, pada hakekatnya bersifat gradual. Kita dapat membedakan antara masyarakat desa dan masyarakat kota yang masing-masing punya karakteristik tersendiri. Masing-masing punya sistem yang mandiri, dengan fungsi-fungsi sosial, struktur serta proses-proses sosial yang sangat berbeda, bahkan kadang-kadang dikatakan “berlawanan” pula. Perbedaan ciri antara kedua sistem tersebut dapat diungkapkan secara singkat sebagai berikut:
Masyarakat Pedesaan
      Masyarakat Pedesaan masih menjunjung tinggi nilai-nilai yang lebih ke adat-istiadat sehingga cenderung hidup masih membutuhkan sesama yang biasa terlihat bergotong-royong untuk menghasilkan sesuatu dan menimbulkan ikatan batin bahwa satu sama lain merupakan saudara sehingga jika salah satu keluarga ada yang merasa kesulitan maka masyarakat di lingkungan sekitar siap membantu tanpa pamrih.
  1. Perilaku Homogen
  2. Perilaku yang dilandasi oleh konsep kekeluargaan dan kebersamaan
  3. Perilaku yang berorientasi pada tradisi dan status
  4. Isolasi sosial, sehingga statik
  5. Kesatuan dan Keutuhan kultural
  6. Banyak ritual dan nilai-nilai sakral
  7. Kolektivisme
Masyarakat Kota

      Masyarakat Perkotaan lebih maju diikuti dengan lebih banyaknya jenis pekerjaan, dan pembagian kerja lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata dengan karakteristik lebih individual, lebih keduniawian dan jalan pikir yang lebih rasional dan moderen tentunya.
  1. Perilaku Heterogen
  2. Perilaku yang dilandasi oleh konsep pengandalan diri dan kelembagaan
  3. Perilaku yang berorientasi pada rasionalitas dan fungsi
  4. Mobilitassosial, sehingga dinamik
  5. Kebauran dan diversifikasi kultural
  6. Birokrasi fungsional dan nilai-nilai sekular
  7. Individualisme
        Golongan orang-orang tua pada masyarakat pedesaan umumnya memegang peranan penting. Orang akan selalu meminta nasihat kepada mereka apabila ada kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Nimpoeno (1992) menyatakan bahwa di daerah pedesaan kekuasaan-kekuasaan pada umumnya terpusat pada individu seorang kiyai, ajengan, sesepuh, lurah dan sebagainya.


Wednesday, March 28, 2012

MANUSIA SEBAGAI MAHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL


A. HAIKAT MANUSIA SEBAGAI MAHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
Manusia sebagai mahluk individu
          Manusia sebagai mahluk individu berarti sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan yang disebut mahluk dan pribadi yang hidupnya berdiri sendiri memiliki akal, budi dan mampu menguasai mahluk lain. manusia merupakan mahluk monodualis, selain sebagai mahluk individu, manusia berperan juga sebagai mahluk sosial. Sebagai mahluk individu, manusia merupakan mahluk ciptaan Tuhan yang terdiri atas unsur jasmani dan rohani yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Jiwa dan raga inilah yang membentuk individu. Manusia juga diberi kemampuan akal, pikiran, dan perasaan sehingga sanggup berdiri sendiri dan bertanggung jawab atas dirinya. Sadar atau tidak, setiap manusia akan berusaha mengembangkan kemampuan pribadinya agar memenuhi hakikatnya dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidup. Manusia adalah ciptaan Tuhan dengan derajat paling tinggi di antara ciptaan-ciptaan yang lain. Setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda. Setiap orang dilahirkan ke dunia ini dengan sifat yang berbeda dengan manusia lain. Setiap pribadi memiliki perbedaan sehingga selalu dapat dibedakan dengan yang lain. Manusia dikaruniai hak dasar yang melekat dalam dirinya, yaitu hak asasi manusia. Hak asasi merupakan hak mutlak sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa pada setiap individu tanpa memandang perbedaan yang ada. Manusia secara individu adalah bebas. Ia bebas memutuskan sendiri tindakannya dan pilihan yang ia ambil.

Manusia sebagai mahluk sosial

            Plato mengatakan, mahluk hidup yang disebut manusia merupakan mahluk sosial dan mahluk yang senang bergaul/berkawan. Status mahluk sosial selalu melekat pada diri manusia. Manusia tidak bisa bertahan hidup hanya dengan mengandalkan dirinya sendiri saja. Ciri utama mahluk sosial adalah hidup berbudaya, yaitu hidup menggunakan akal budi dalam suatu sistem nilai yang berlaku dalam kurun waktu tertentu. Sedangkan Aristoteles mengatakan, manusia adalah mahluk yang pada dasarnya selalu ingin bergaul dan berkumpul dengan sesama manusia lainnya. Sejak lahir dalam diri manusia sudah memiliki hasrat/bakat/naluri yang kuat untuk berhubungan atau hidup di tengah-tengah manusia lainnya. Naluri itu disebut gregoriousness.




B. PERANAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
          Manusia berperan sebagai mahluk individu dan sosial yang dapat dibedakan melalui hak dan kewajibannya. Namun keduanya tidak dapat dipisahkan karena manusia merupakan bagian dari masyarakat. Hubungan manusia sebagai individu dengan masyarakatnya terjalin dalam keselarasan, keserasian, dan keseimbangan. Masyarakat merupakan wadah bagi para individu untuk mengadakan interaksi sosial dan interelasi sosial. Interaksi merupakan aktivitas timbal balik antarindividu dalam suatu pergaulan hidup bersama. Beberapa faktor yang mempengaruhi manusia hidup bermasyarakat:
  1. Faktor alamiah atau kodrat Tuhan
  2. Faktor saling memenuhi kebutuhan
  3. Faktor saling ketergantungan

C. DINAMIKA INTERKSI SOSIAL
          Interaksi sosial merupakan faktor utama dalam kehidupan sosial, yang merupajan hubungan sosial yang dinamis, menyangkut hubungan timbal balik antar individu, kelompok manusia, maupun orang dengan kelompok manusia. Interaksi sosial bisa dalam situasi persahabatan maupun permusuhan, dan hanya dapat berlangsung antara pihak-pihak apabila terjadi dari kedua belah pihak. Dinamika interaksi sosial yang terjadi dalam kehidupan sosial beragam. Dilihat jenisnya ada interaksi antar individu, interaksi individu dengan kelompok dan juga antar kelompok. Faktor penyebabnya, ada yang disebabkan oleh faktor imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, motivasi, dan empati. Sifat interaksinya ada yang asosiatif dan disasosiatif.

D. DILEMA ANTARA KEPENTINGAN INDIVIDU DAN KEPENTINGAN MASYARAKAT
            Dilema ini sering dihadapi setiap orang, sebab mana yang harus diutamakan, kepentingan individu atau kepentingan masyarakat? Dapat dilihat dari beberapa pandangan:
  • Pandangan Individualisme

            Pada hakikatnya adalah makhluk hidup yang bebas. Paham ini memandang manusia sebagai makhliuk pribadi yang untuh dan lengkap terlepas dari manusia lain. Manusia sebagai individu bebas karena ia memiliki hak-hak yang tidak dihalangi siapapun. Apabila hak-hak itu terpenuhi maka kehidupan manusia terjamin dan bahagia. Masyarakat adalah kumpulan individu-individu, apabila individu-individu tersebut hidupnya terjamin dan bahagia maka masyarakatpun akan sejahtera. Pandangan ini berpendapat bahwa kepentingan individu lah yang harus diutamakan sebab kesejahteraan individu merupakan nilai kebaikan yang tinggi dan harus diperjuangkan melalui persamaan dan kebebasan.
  • Pandangan Sosialisme

            Pandangan ini menyatakan bahwa kepentingan masyarakatlah yang diutamakan, karna masyarakat bukanlah sekedar kumpulan individu. Masyarakat merupakan entitas yang besar dan berdiri sendiri diamana individu-individu berada. Kedudukan individu hanyalah objek dari masyarakat dan menurut pandangan ini hak-hak individu adalah hak dasar yang hilang. Hak-hak individu timbul karena keanggotaannya dalam suatu komunitas atau kelompok. Pandangan ini bertolak belakang dengan pandangan individualisme yang mengutamakan kepentingan individu ketimbang masyarakat.

Dilihat dari kedua pandangan diatas, terdapat kelemahan masing-masing. Kebebasan perseorangan yang merupakan inti dari individualisme dalam pelaksanaannya justru mengingkari ajarannya sendiri, yaitu persamaan. Sosialisme dalam bentuk yang ekstrim, tidak menghargai manusia sebagai pribadi sehingga bisa merendahkan sisi dari kemanusiaan, dalam negara komunis mungkin terjadi kemajuan masyarakat tetapi kepuasan rohani manusia belum tentu terjamin. Negara komunis mudah menjadi negara otoriter yang memasung hak-hak dasar manusia maupun warga negara. Negara indonesia yang berfilsafahkan pancasila, hakikat manusia dipandang memiliki sifat pribadi sekaligus sosial secara seimbang. Menurut filsafat pancasila, manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk sosial, yang secara hakikat bahwa kedudukan manusia sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial. Bangsa indonesia memiliki prinsip penempatan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi dan golongan. Demi kepentingan bersama tidak dengan mengorbankan hak-hak dasar setiap warga negara.





Monday, March 12, 2012

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

        Manusia dan kebudayaan sangat erat terkait satu sama lain. Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari-hari dan juga dari kejadian-kejadian yang sudah diatur oleh Sang Pencipta.

A. Manusia
        Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi, manusia merupakan makhluk biologisyang tergolong dalam golongan makhluk mamalia. Dalam ilmu-ilmu sosial manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus, manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri, makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan dan lain sebagainya.
        Dua pandangan yang kita jadikan acuan untuk menjelaskan unsur-unsur yang membangun manusia:
1.  Manusia terdiri dari empat unsur terkait, yaitu: Jasad, Hayat, Ruh, dan Nafas
2.  Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur, yaitu :  
  • Id, merupakan libido murni,atau energi psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex, yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran. Id diatur oleh prinsip kesenangan, mencari kepuasan instingsual libidinal yang harus dipenuhi secara langsung atau tidak langsung.   
  • Ego, merupakan bagian atau struktur kepribadian yang seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
  • Superego, merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas di dalam lingkungan luar diri, biasanya merupakan asimilasi dari pandangan-pandangan orang tua.
B. Kebudayaan
        Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Beberapa definisi kebudayaan yang dikemukakan oleh beberapa ahli:
  • Melville J. Herskovits dan Bronislow Malinowski berpendapat bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. 
  • Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. 
  • Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. 
  • Edward B. Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. 
  • Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
      Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yaitu sistem pengetahuan yang meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Unsur-unsur Kebudayaan
Ada tujuh unsur kebudayaan yang dapat ditemukan pada semua bangsa di dunia yang kemudian disebut unsur-unsur kebudayaan universal, antaralain : 
  1. Bahasa 
  2. Sistem Pengetahuan 
  3. Organisasi Sosial 
  4. Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi 
  5. Sistem Mata Pencaharian 
  6. Sistem Religi 
  7. Kesenian
C. Kaitan Manusia dan Kebudayaan
      Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan. Dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya adalah bahwa walaupun keduanya berbeda tapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan. Dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan.
Contoh:
  1. Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan. Contohnya Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar. 
  2. Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda. Contohnya Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai. 
  3. Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial dimasyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama. 
  4. Kebudayaan khusus atas dasar agama. Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya. 
  5. Kebudayaan berdasarkan profesi. Misalnya kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul.